5 Tradisi Unik Merayakan Tahun Baru di Korea Selatan

Serupa dengan suasana Natal, orang Korea Selatan menyambut Tahun Baru dengan gaya yang simpel dan modern. Biasanya, mereka lebih suka saling kirim kartu ucapan untuk merayakan Tahun Baru menurut kalender Masehi. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada tradisi spesial yang dilakukan untuk menyambut pergantian tahun, terutama karena 1 Januari dianggap sebagai ulang tahun bagi setiap warga Korea Selatan.

Bagi yang penasaran dengan tradisi Tahun Baru ala Korea Selatan, yuk simak ulasannya di bawah ini, terutama buat penggemar drakor!

  1. Merayakan Bertambahnya Usia

Setiap orang Korea Selatan secara otomatis bertambah usia satu tahun pada 1 Januari, tanpa memandang tanggal lahir. Tradisi ini berakar dari perpaduan pentingnya konsep usia dan nilai kolektivitas dalam masyarakat Korea Selatan. Di sini, usia seringkali menentukan hierarki sosial. Meski begitu, mereka juga tetap merayakan ulang tahun sesuai tanggal lahir masing-masing, sehingga perayaan pada 1 Januari lebih bersifat simbolis.

  1. Melihat Pertunjukan Kembang Api

Seperti kebanyakan negara lain, Korea Selatan merayakan Tahun Baru dengan menyalakan kembang api. Penggemar drakor pasti akrab dengan pemandangan langit Korea Selatan yang dihiasi kembang api. Pada malam Tahun Baru, banyak muda-mudi yang berkencan sambil menikmati pertunjukan kembang api. Beberapa lokasi, seperti COEX atau Lotte Tower di Seoul, bahkan menyajikan pertunjukan kembang api spektakuler.

  1. Menyaksikan Matahari Terbit

Tradisi khas Korea Selatan adalah menyaksikan matahari terbit saat Tahun Baru. Ini berasal dari kepercayaan masyarakat Korea yang berdoa untuk kesehatan dan rezeki di tahun yang baru. Tempat-tempat seperti Jeongdongin di Gangneung (4 jam dari Seoul) atau Seongsan Ilchulbong di Pulau Jeju menjadi lokasi favorit untuk menyaksikan keindahan matahari terbit.

  1. Menangkap Ikan di Es

Selama liburan Tahun Baru, banyak festival musim dingin yang seru diadakan di Korea Selatan, dan bisa dinikmati oleh pengunjung dari seluruh dunia. Salah satu festival yang paling dinantikan adalah Hwacheon Sancheoneo Festival di Kota Hwacheon, Gangwon-do. Di sini, pengunjung dapat merasakan sensasi memancing ikan dengan tangan kosong di sungai yang membeku.

  1. Berkunjung ke Bosingak Bell Pavilion

Bukan tanpa alasan orang Korea Selatan mengunjungi Bosingak Bell Pavilion saat Tahun Baru. Pergantian tahun di Negeri Ginseng ditandai dengan dibunyikannya lonceng besar di paviliun ini, yang terletak di Jongno-gu, Seoul. Lonceng ini dulu digunakan sebagai penanda pembukaan dan penutupan gerbang kota pada era Dinasti Joseon. Saat ini, lonceng hanya dibunyikan 33 kali di malam pergantian tahun.

 

Meski merayakan Tahun Baru dengan gaya sederhana dan modern, orang Korea Selatan tetap menyambutnya dengan sukacita. Bagi mereka, Tahun Baru adalah momen penting karena setiap orang berusia satu tahun lebih tua pada 1 Januari. Kalo kamu mau merayakn tahun baru dengan makanan khas Korea yang lezat, kamu bisa merayakannya di Hyang Yu✨

Terungkap! 7 Fakta Seru Tentang Makanan Korea yang Pasti Belum Kamu Ketahui

Makanan Korea jadi rebutan nih, bikin penasaran abis! Gara-gara sering muncul di drama Korea yang kita tonton, jadi pengen nyobain semua. Varian dan cara penyajiannya yang unik bikin lidah jadi bergoyang, mulai dari Kimchi sampe banchan atau hidangan kecil lainnya.

Tapi, dibalik enaknya dan seru-nya makanan Korea yang udah pernah kita cobain, ternyata ada fakta menarik yang mungkin belum kita tahu. Yuk, simak 7 fakta seru tentang makanan Korea!

  1. Kimchi itu ternyata ada ratusan jenis, loh!

Kimchi memang jadi makanan Korea paling populer, tapi siapa sangka ada lebih dari satu jenisnya. Banyak banget varian Kimchi, bikin ngiler dan seru banget buat dicoba!

  1. Nasi dulu bisa dipake buat bayar pajak, serius!

Nasi itu selalu jadi bahan pokok di masakan Korea, bahkan sampe ke kehidupan sehari-hari. Nasi pernah dianggep mewah banget sampe dipake buat bayar pajak, loh, waktu Periode Tiga Kerajaan. Nasi jadi ‘uang’, nih!

  1. Di kuil, kita bisa nemuin menu makanan khas kerajaan.

Ada beberapa menu makanan kerajaan yang bisa kita temuin di kuil, lho. Karena pelayan dapur yang udah tua bakal pensiun ke kuil sebagai biarawati, dan makanan-makanan keren itu ikutan pindah.

  1. Orang Korea doyan banget sama bawang putih.

Bawang putih itu kayak bahan wajib di masakan Korea. Ada di sup, dimakan mentah sama daging panggang, bumbu, sampe di beberapa minuman! Gila, rata-rata orang Korea makan 7,6 kilogram per kapita dari 2011-2017. Bawang putih party, nih!

  1. Jumlah banchan yang disajikan selama makan sesuai sama status restoran.

Dulu, jumlah banchan yang dikasih selama makan disesuaikan sama status kita, loh. Mulai dari empat sampe dua belas hidangan kecil yang berbeda-beda. Bahkan ada yang sampe 100 varietas buat raja. Meja makan jadi rame banget, ya?

  1. Sumpit Korea punya ciri khas sendiri.

Sumpit Korea beda banget, ada yang terbuat dari logam. Enggak kayak Cina atau Jepang yang pake sumpit biasa. Sumpit Korea unik, bentuknya ada yang bulat, persegi, sampe datar!

  1. Gochujang itu saus paling populer di Korea.

Ini udah pada tahu, kan? Gochujang udah ngehits banget, bahkan di Indonesia. Pasta cabai merah ini bisa dipake buat apa aja, dari sup sampe daging dan sayuran. Mirip kayak bawang goreng di Indonesia, bisa dipake di semua makanan kecuali kue dan eskrim.

Nah, itu dia 7 fakta keren tentang makanan Korea yang mungkin belum kamu tau. Udah tau sekarang kan? Kalo kamu punya fakta lainnya, share aja di kolom komentar!

Camilan Ala Korea Yang Bisa Kamu Nikmati di Hyang Yu

Hyang Yu adalah salah satu restoran yang menyajikan masakan ala Korea di Kab. Cirebon, tepatnya di Ciledug, Kab. Cirebon yang dikenal dengan daerah Cirebon timur. Dengan menu utama barbeque, Hyang Yu juga menyajikan berbagai sajian camilan khas negeri gingseng.

Dengan menu utamanya yaitu barbeque ala Korea, kamu juga bisa menikmati berbagai sajian camilan atau jajanan khas Korea. Cita rasanya yang khas, dengan olahan bahan terbaik, akan membuat kamu tergoda untuk mencicipinya.

Berikut adalah beberapa camilan ala Korea yang disajikan di Hyang Yu, mari menikmati:

Gimmari

gimmari(3pc)

Gimmari adalah gorengan khas korea yang favorit banget di makan bareng tteokpokki dan rapokki. Biasanya, gorengan ini digunting-gunting dan dicocol ke bumbu tteokpokki atau rabokki.

Gimmari adalah camilan khas korea yang berbahan dasar soun, bumbu yang digulung dengan nori, dibalut dengan tepung renyah, dan disajikan dengan saus sambal.

Kamu bisa menikmati camilan ini hanya dengan 20 ribu rupiah aja untuk 3pcs Gimmari

 

Fish Cake

Jika biasanya cake terbuat dari bahan yang manis-manis, berbeda dengan cake ala korea ini, kamu akan merasakan rasa dan sensasi yang unik.

Fish Cake adalah gorengan khas berbahan dasar bakso ikan dan sayur yang digulung dengan nori, dibalut dengan tepung renyah dan disajikan dengan saus sambal

kamu hanya merogoh kocek 8 ribu rupiah saja untuk bisa menikmati rasa dan sensai unik salah satu camilan khas Korea ini

 

Ddakhociez

Camilan ini mungkin menjadi favorit buat kamu yang sangat suka dengan olahan keju.

Ddakhociez adalah gorengan ala Korea berbahan dasar keju mozzarella yang dibalut dengan kulit renyah, dengan disajikan saus sambal yang akan semakin nikmat untuk disantap.

Hanya dengan 12 ribu rupiah saja, kamu sudah bisa menikmati salah satu camilan khas Korea ini

Itu adalah beberapa camilan ala Korea yang bisa kamu nikmati saat berkunjung ke Hyang Yu. Camilan tersebut tentu akan lebih nikmat jika disantap dengan menu utama yang ada di Hyang Yu.

Banyak menu-menu lezat khas Korea yang bisa kamu nikmati bersama dengan camilannya, kamu bisa pilih menu yang menjadi favorit kamu untuk disantap.

Jika kamu ingin merasakan cita rasa khas camilan ala Korea, kamu bisa datang ke Hyang Yu sekarang juga.

Alamat lengkapnya ada di Jl. Merdeka Barat, No. 36, Ciledug Kulon Kab. Cirebon (Samping Bank BCA)

Rabokki: Menggoda dengan Perpaduan Mie Ramen dan Rice Cake ala Korea

Makanan Korea memikat dengan kelezatan uniknya, dan salah satu yang menonjol adalah Rabokki. Dikenal sebagai kombinasi menggoda antara Tteokbokki (hidangan pedas dengan rice cake) dan Ramen, Rabokki tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga memikat pencarian kuliner Anda.

Asal Usul Rabokki

Rabokki merupakan hasil cemerlang perpaduan antara dua hidangan klasik Korea: Ramen, mie gandum dalam kuah, dan Tteokbokki, hidangan pedas dengan rice cake. Kedua hidangan ini telah lama menjadi favorit di Korea sejak abad ke-20. Para pecinta kuliner kemudian menyadari bahwa menggabungkan keduanya menghasilkan cita rasa yang menggugah selera.

Bahan dan Proses Pembuatan

Untuk membuat Rabokki, bahan utamanya termasuk mie Ramen, rice cake (tteok), serta saus pedas manis yang terbuat dari gochujang, gula, dan bumbu-bumbu khas Korea. Tambahkan telur, odeng (fish cake), atau sayuran sesuai selera.

Proses pembuatannya sederhana: rebus tteok hingga lembut, masak mie Ramen, buat saus dengan campuran gochujang, gula, dan bumbu, lalu masukkan semua bahan ke dalam panci dan masak hingga bumbu meresap.

Nikmatnya Cita Rasa

Rabokki menawarkan harmoni cita rasa yang sulit dilupakan. Paduan antara pedas, manis, dan gurih menciptakan pengalaman rasa yang luar biasa. Mi Ramen yang kenyal, rice cake yang lembut, dan saus yang meresap di setiap gigitan memberikan sensasi tak tertandingi.

Popularitas dan Variasi

Rabokki telah menjadi makanan jalanan populer di Korea dan mancanegara. Terdapat banyak variasi penyajiannya, seperti tambahan keju parut, sosis, atau daging sapi. Hal ini menambah variasi rasa yang menarik bagi para penikmatnya.

Penutup

Rabokki bukan sekadar hidangan, tetapi juga representasi dari keberagaman cita rasa Korea. Kombinasi antara mie Ramen dan saus Tteokbokki menciptakan sajian yang tak terlupakan. Dari jalanan Korea hingga restoran internasional, Rabokki terus memikat pecinta kuliner dengan kelezatan uniknya.

Jelajahi dan nikmati perpaduan dua kelezatan dalam satu sajian, Rabokki di Hyang Yu dan raih pengalaman kuliner yang tak terlupakan!

7 Jenis Daging Untuk Grill, Cocok Untuk Pesta BBQ Bareng Orang Spesial

Mendekati akhir tahun, kita tidak hanya merayakan pergantian tahun, tetapi juga merayakan momen berharga bersama keluarga dan teman-teman. Salah satu cara yang sempurna untuk merayakan Tahun Baru adalah dengan mengadakan pesta Korean BBQ yang lezat. Tetapi sebelum Anda memulai, penting untuk mengetahui jenis-jenis daging yang cocok untuk BBQ

Pesan Paket Home Service Hyang Yu

Pentingnya Memilih Jenis Daging yang Tepat

Tidak semua potongan daging cocok untuk teknik memanggang atau grill. Kesalahan dalam memilih daging dapat mengakibatkan hasil yang kurang memuaskan, dengan tekstur yang keras dan bumbu yang tidak meresap sepenuhnya. Oleh karena itu, pengetahuan tentang daging yang tepat untuk grill adalah kunci keberhasilan Anda.

Jenis-Jenis Daging yang Cocok untuk Grill/Barbeque

1. Rib Eye

Rib Eye atau iga adalah salah satu pilihan favorit untuk BBQ. Baik Anda memilih potongan dengan tulang atau tanpa tulang, daging ini memiliki karakteristik yang sempurna untuk momen istimewa. Dengan waktu panggang yang singkat, Anda bisa menikmati daging lezat yang siap disantap. Pastikan untuk memasaknya sesuai tingkat kematangan yang Anda inginkan.

Karakteristik:

Tekstur daging sangat empuk

Kaya lemak dan beraroma lezat

2. Tenderloin

Tenderloin adalah pilihan yang sempurna untuk BBQ, meskipun harganya agak mahal. Terletak di bagian dalam pinggang sapi, daging ini memiliki tekstur sangat lembut karena jarang digunakan. Pastikan untuk memasaknya dengan hati-hati agar mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.

Karakteristik:

Tekstur paling empuk

Mengandung sedikit lemak

3. Top Sirloin

Sirloin bagian atas (top sirloin) adalah alternatif yang baik untuk BBQ, dengan harga yang lebih terjangkau daripada rib eye atau tenderloin. Potongan daging ini memiliki rasa yang enak meskipun mengandung sedikit lemak. Pastikan untuk tidak memasaknya terlalu matang agar tetap empuk.

Karakteristik:

Daging lembut dan cukup empuk

Lemak tidak terlalu banyak

4. Brisket 

Brisket biasanya digunakan dalam hidangan Indonesia seperti rawon atau soto, tetapi Anda juga bisa mengolahnya menjadi hidangan BBQ yang lezat. Meskipun tekstur dagingnya keras, Anda dapat merendamnya dalam air selama beberapa jam sebelum memasak untuk mendapatkan hasil yang empuk.

Karakteristik:

Daging awalnya keras, tetapi dapat diolah menjadi lembut

Tinggi lemak

5. New York Strip

New York Strip adalah potongan daging yang diambil dari bagian pinggang sapi bagian tengah belakang tanpa tulang. Rasanya sudah lezat alami, cukup tambahkan garam dan merica saat memanggangnya. Anda juga dapat melelehkan mentega panas di atasnya untuk meningkatkan cita rasanya.

Karakteristik:

Tekstur lembut

Lezat dan juicy

6. Porterhouse

Porterhouse adalah potongan short loin yang diambil dari ujung pantat sapi. Dagingnya empuk dan memiliki sedikit bagian otot tenderloin dan rib eye pada sisi-sisinya. Pastikan untuk mencairkannya dari freezer sebelum memanggang, dan Anda akan menikmati hasil yang lezat.

Karakteristik:

Tekstur daging lembut dan banyak lemak

Daging tebal dan juicy

7. T-Bone

T-Bone mirip dengan porterhouse, tetapi memiliki lebih sedikit atau bahkan tidak ada bagian tenderloin. Kandungan lemaknya lebih rendah, menjadikannya pilihan yang baik jika Anda ingin menghindari lemak berlebih. Taburkan garam dan merica sebelum memanggangnya untuk mencapai rasa yang sempurna.

Karakteristik:

Lemak padat dan banyak, tetapi lebih sedikit dari rib eye

Serat daging lembut dan juicy

Rekomendasi

Setelah Anda memiliki pemahaman tentang berbagai potongan daging yang tersedia, Anda dapat memilih dengan bijak sesuai dengan preferensi Anda dan tamu Anda. Jika Anda ingin merayakan Tahun Baru dengan BBQ tanpa repot, Anda bahkan dapat memesan paket Home Services di Hyang Yu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pesona Sinema Asia dan Karya Terbaik dari Seluruh Dunia Dalam Busan International FIlm Festival 2023

 

Busan International Film Festival (BIFF) telah merayakan pembukaan acara prestisiusnya pada tanggal 4 Oktober 2023, dan berlangsung hingga tanggal 13 Oktober 2023. BIFF, bersama dengan Festival Film Internasional Hong Kong dan Festival Film Internasional Tokyo, adalah salah satu ajang paling populer dalam dunia perfilman internasional.

Tentang Busan International Film Festival (BIFF)

Busan International Film Festival, atau yang dikenal dengan singkatan BIFF, pertama kali diperkenalkan pada tanggal 13 September 1996. Inspirasi untuk acara ini berasal dari keinginan untuk menciptakan sebuah ajang bergengsi. Seiring berjalannya waktu, BIFF telah tumbuh menjadi salah satu festival film terbesar di Korea. Pada tahun 2019, BIFF mengundang 299 karya dari 85 negara yang kemudian ditayangkan di 37 teater.

Pada tahun 2011, BIFF mencapai puncaknya dengan peresmian Busan Cinema Center, yang menjadi lokasi eksklusif untuk Festival Film Internasional Busan dan menjadi landmark yang mengesankan. Tujuan BIFF, sebagaimana dikutip dari situs web Asian Film Festivals, adalah memperkenalkan film-film baru dan memberikan penghargaan kepada sutradara-sutradara muda yang berbakat.

Ajang perfilman ini juga memberikan apresiasi kepada sineas-sineas dari berbagai belahan dunia, sambil menyelenggarakan berbagai kompetisi di program perfilman. BIFF juga menjadi wadah bagi para sineas muda melalui program-program seperti Busan Story Market, Platform Busan, dan Asian Film Academy.

Selain itu, BIFF menyajikan film-film terbaru dari sineas-sineas terkemuka, termasuk nama-nama seperti Alexander Payne, Yorgos Lanthimos, Ken Loach, Agnieszka Holland, Marco Bellocchio, Alice Rohrwacher, dan Nanni Moretti.

Acara ini menampilkan beragam karya dari sutradara-sutradara terkenal di Asia, termasuk daftar film dokumenter Asia yang menarik. BIFF juga memberikan pengunjung kesempatan untuk menikmati film-film yang mendapat perhatian internasional, termasuk dalam Korean Cinema Today – Special Premiere section dan On Screen section, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari BIFF.

Tahun ini, Indonesia turut meramaikan festival dengan mempersembahkan 15 film dan seri terbaiknya dalam program khusus yang diberi nama “Renaissance of Indonesia Cinema.”

“Because I Hate Korea” dipilih sebagai film pembuka Busan International Film Festival 2023. Film ini perdana tayang pada Rabu, 4 Oktober 2023, dan mengisahkan perjuangan seorang wanita di Korea Selatan yang menjalani petualangan di Selandia Baru, memunculkan pertanyaan mendalam tentang makna kehidupan.

Dalam kesimpulan, Busan International Film Festival telah membangun reputasi sebagai salah satu pemain utama dalam arena perfilman global, mempromosikan bakat-bakat baru, merayakan sineas-sineas terkenal, dan menawarkan beragam film yang mencerminkan esensi sinema Asia dan internasional. Penyertaan Indonesia dalam festival ini semakin memperkaya keragaman budaya yang ditampilkan dalam BIFF.

Gochujang, Saus Khas Korea yang Menggoda dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Pecinta budaya Korea tentu tidak asing lagi dengan Gochujang, bahan yang sering muncul di drakor atau drama Korea. Gochujang adalah pasta merah fermentasi yang terbuat dari bubuk cabai merah, beras atau barley, bubuk kue beras, bubuk kedelai, garam, dan bubuk cabai Korea. Saus ini adalah salah satu komponen kunci dalam banyak hidangan khas Korea, memberikan cita rasa khas yang tak tertandingi.

Saus Khas Korea yang Mendunia

Gochujang adalah saus khas Korea yang sangat terkenal karena menjadi bagian integral dari sebagian besar masakan Korea. Saus ini memiliki tekstur kental dan lengket, serta rasa yang pedas yang dapat disesuaikan sesuai dengan merek dan preferensi pribadi.

Cara Mengolah Gochujang

Gochujang bisa digunakan sebagai saus marinasi untuk daging, yang menjadi bahan utama dalam hidangan ala Korea seperti bulgogi. Untuk mengolahnya, cukup marinasi daging dengan saus gochujang, dan Anda akan mendapatkan hidangan panggang yang lezat. Namun, karena teksturnya yang kental, biasanya perlu dicampur dengan bahan cair seperti air atau kecap asin untuk konsistensi yang tepat.

Penyimpanan yang Tepat

Menyimpan gochujang juga cukup mudah. Setelah dibuka, saus gochujang sebaiknya disimpan di dalam lemari es. Pastikan wadahnya tertutup rapat untuk menjaga kesegarannya. Seperti saus pada umumnya, gochujang memiliki tanggal kedaluwarsa yang tertera di kemasannya.

Dipercaya Bisa Menghilangkan Stress

Selain menambah kenikmatan hidangan Korea, gochujang ternyata memiliki manfaat lain. Zat capsaisin, yang menghasilkan rasa pedas pada makanan pedas, dapat memberikan efek menyegarkan pada tubuh dan membantu mengurangi stres. Jadi, selain untuk menggugah selera makan, gochujang juga dapat membantu melepaskan ketegangan dari pikiran Anda.

Dengan segala kelezatan dan keunikan Gochujang, tidak heran jika saus ini terus mendapatkan tempat istimewa di hati pecinta kuliner Korea dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Korea yang mendunia. Rasakan dan nikmati kelezatan saus Gochujang dengan makan di Hyang Yu.

Hyang Yu menyajikan saus Gochujang dengan cita rasa yang menggugah selera bagi siapa saja yang mencicipinya

Menyantap Shabu-Shabu, Hidangan Asal Korea yang Menyegarkan

Shabu-shabu adalah salah satu hidangan makanan Korea yang sangat populer. Hidangan ini terkenal karena kesegaran bahan-bahannya, rasa yang lezat, serta pengalaman bersama-sama dalam memasaknya di meja. Hidangan ini dikenal karena kesegaran bahan-bahannya dan cara memasaknya yang interaktif. Berikut ini langkah-langkah umum dalam menyajikan hidangan shabu-shabu:

 

  1. Bahan-bahan Shabu-Shabu:

Daging: Daging yang paling umum digunakan dalam shabu-shabu adalah daging sapi dan daging babi. Anda bisa memilih daging yang memiliki lapisan lemak tipis untuk hasil yang lebih nikmat. Daging harus dipotong tipis agar cepat matang saat dimasak dalam air mendidih.

Sayuran: Sayuran segar seperti kubis, daun bawang, wortel, jamur, bayam, dan lainnya sering digunakan. Sayuran ini akan menjadi pendamping yang sempurna untuk daging.

Tofu: Tofu adalah pilihan yang bagus untuk hidangan shabu-shabu vegetarian atau bagi yang tidak mengonsumsi daging. Tofu akan menambah tekstur dan protein dalam hidangan.

Mi Shirataki: Ini adalah mi Jepang yang terbuat dari akar tanaman konjac, rendah kalori, dan bebas gluten. Mi ini sering digunakan dalam shabu-shabu untuk menambah variasi tekstur.

 

  1. Cara Memasak Shabu-Shabu:

– Letakkan panci kaldu di atas kompor portabel yang ditempatkan di tengah meja. Panaskan kaldu hingga mendidih.

– Potong daging menjadi potongan tipis. Anda akan menyelamkannya ke dalam kaldu mendidih untuk memasaknya.

– Ketika kaldu sudah mendidih, ambil sepotong daging dengan sumpit atau sendok dan masukkan ke dalam kaldu. Aduk dengan lembut sampai daging berubah warna dan matang. Biasanya, daging hanya dimasak selama beberapa detik hingga setengah menit, tergantung pada ketebalan potongannya.

– Setelah matang, angkat daging dari kaldu dan celupkan ke dalam saus pilihan Anda sebelum menyantapnya. Anda juga dapat menyantapnya bersama dengan sayuran yang dimasak dalam kaldu yang sama.

Ulangi proses ini dengan potongan daging dan sayuran lainnya hingga merasa cukup kenyang.

 

  1. Variasi Shabu-Shabu:

Kimchi Shabu-Shabu: Tambahkan kimchi ke dalam kaldu untuk memberikan rasa pedas dan asam yang khas.

Miso Shabu-Shabu: Gunakan kaldu miso sebagai dasar dan tambahkan miso pasta ke dalam sausnya.

Szechuan Shabu-Shabu: Tambahkan cabai Szechuan untuk rasa pedas yang kuat.

Shabu-shabu adalah hidangan yang sangat sosial di Korea, karena orang-orang biasanya duduk bersama-sama di meja dan memasak bahan-bahan mereka sendiri sambil berbincang-bincang. Di Jl. Merdeka Barat Ciledug, Cirebon Timur, terdapat Korean Resto bernama Hyang Yu yang menyediakan menu shabu-shabu yang dapat kamu nikmati setiap saat. Menyantap shabu-shabu jadi pengalaman makan yang seru dan dapat dinikmati bersama teman dan keluarga.  Selamat menikmati shabu-shabu!

Kimchi, Makanan Fermentasi Asal Korea Selatan yang Menyehatkan

Siapa sih yang gak tahu Kimchi? Kimchi salah satu makanan tradisional Korea yang mendapatkan popularitas di seluruh dunia salah satunya yaitu Indonesia, merupakan hidangan yang terbuat dari sayuran yang difermentasi dengan bumbu-bumbu khas, yang memberikan rasa unik dan aroma yang khas. Kimchi tidak hanya dikenal karena rasa lezatnya, tetapi juga karena manfaat kesehatannya.

Kimchi memiliki sejarah yang panjang di Korea. Diperkirakan telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Awalnya, kimchi diciptakan sebagai metode untuk menyimpan sayuran dan bahan makanan lainnya selama musim dingin yang keras. Proses fermentasi alami yang terjadi dalam pembuatan kimchi membantu dalam menjaga makanan tetap awet dan tidak rusak.

Pembuatan kimchi melibatkan beberapa langkah yang meliputi persiapan bahan, pencampuran bumbu, dan proses fermentasi. Bahan utama dalam kimchi adalah sayuran seperti lobak putih, sawi, atau mentimun. Sayuran ini dicuci, dipotong, dan direndam dalam air garam untuk menghilangkan kelebihan air. Setelah itu, sayuran dicampur dengan bumbu-bumbu seperti cabai bubuk, bawang putih, jahe, ikan teri yang telah difermentasi, dan gula. Campuran ini kemudian diisi ke dalam wadah dan dibiarkan untuk mengalami fermentasi selama beberapa hari atau minggu, tergantung pada suhu dan preferensi rasa.

Selama bertahun-tahun, berbagai jenis kimchi telah dikembangkan, menghasilkan berbagai variasi rasa dan tekstur. Beberapa jenis kimchi yang terkenal meliputi:

  1. Baechu Kimchi: Jenis kimchi ini dibuat dari lobak putih dan bumbu-bumbu yang khas. Baechu kimchi adalah yang paling umum dan dikenal di antara jenis-jenis kimchi lainnya.
  2. Kkakdugi: Kimchi yang terbuat dari mentimun yang dipotong dadu. Kkakdugi memiliki rasa yang lebih segar dan renyah.
  3. Oi Sobagi: Jenis kimchi ini menggunakan mentimun yang diisi dengan campuran bumbu, menciptakan kombinasi rasa yang unik antara renyah dan pedas.

Kmichi juga memiliki manfaat untuk kesehatan, karena itu kimchi terkenal karena manfaat kesehatannya yang beragam. Proses fermentasi alami menghasilkan mikroorganisme yang bermanfaat, seperti bakteri asam laktat, yang dapat mendukung kesehatan pencernaan. Selain itu, kimchi juga kaya akan serat, vitamin, dan mineral dari sayuran, serta senyawa bioaktif seperti senyawa antioksidan dan senyawa anti-inflamasi.

Kimchi adalah salah satu harta budaya kuliner Korea yang telah menyebar ke seluruh dunia. Dengan rasa yang khas dan manfaat kesehatan yang melimpah, kimchi menjadi makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.

KOREAN BBQ ALL YOU CAN EAT, MAKAN DAGING SEPUASNYA!

All You Can Eat” (AYCE) adalah konsep makan di restoran di mana pelanggan diperbolehkan makan sepuasnya  mungkin dengan hanya sekali bayar. Konsep ini populer di restoran-restoran dengan hidangan yang relatif murah, Restoran AYCE biasanya menawarkan berbagai hidangan dan variasi makanan untuk memikat pelanggan.

Sebagian konsep “All You Can Eat” (AYCE) juga menawarkan makan sepuasnya dengan periode waktu bagi pelanggan, konsep ini ditawarkan oleh beberapa restoran untuk memberikan pengalaman makan yang unik bagi pelanggan. Dalam paket makan sepuasnya, pelanggan biasanya diberikan akses untuk menikmati hidangan sebanyak mungkin. Setelah waktu berakhir, paket ini biasanya berakhir dan pelanggan tidak lagi diizinkan untuk memesan atau menikmati hidangan tambahan, dengan tantangan menghindari makan berlebihan dan memastikan makanan yang diambil benar-benar dinikmati dan tidak terbuang sia-sia.

Makan Korean BBQ All You Can Eat (AYCE) memiliki sejumlah keuntungan,dan inilah beberapa di antaranya:

  1. Kontrol Porsi Makan

Dengan Korean BBQ AYCE, kamu memiliki kontrol penuh atas porsi dan rasa makanan,kamu bisa memilih sebanyak atau sedikit makanan yang diinginkan dan Anda bisa menambahkan bumbu sesuai seleramu sendiri, seperti saus, bawang putih, atau garam.

  1. Nilai Tambah Harga

Korean BBQ AYCE sering kali merupakan pilihan yang ekonomis jika kamu doyan makan.kamu membayar harga tetap dan bisa menikmati sebanyak mungkin makanan dalam batasan waktu tertentu, yang menjadikannya pilihan yang menarik jika kamu merasa ingin makan dengan porsi banyak.

  1. Variasi Rasa

Kebanyakan Korean BBQ memiliki berbagai jenis daging yang telah dilumuri atau direndam dalam beragam bumbu, memberikan variasi rasa yang menarik. Kamu dapat mencicipi berbagai macam hidangan dengan berbagai rasa dan tekstur yang berbeda.

  1. Pengalaman Unik:

Makan Korean BBQ AYCE adalah pengalaman makan yang unik dan menghibur. Dengan memasak daging sendiri di atas panggangan di meja, serta menikmati hidangan ala Korea dengan sajian pelengkapnya, menambahkan kesenangan dan keunikan dalam pengalaman makan.

di Jl Merdeka Barat, Ciledug Kulon, Cirebon, Jawa Barat terdapat restoran Korean BBQ dengan konsep AYCE  yaitu bernama Hyang Yu, dengan berbagai varian menu AYCE, Hyang Yu menyediakan Paket Bae (2 orang), Paket Kiyowo (3 orang), dan Paket Oppa (4 orang) dengan harga yang terjangkau, kamu bisa menikmati paket ini mulai dari hari Senin sampai dengan Kamis pukul 11.00 – 14.00 dengan waktu makan 60 menit.