Lezatnya Korean BBQ Yang Jadi Primadona Sejak 2000 Tahun Lalu!

Untuk kamu pecinta budaya Korea apalagi K-Drama, pasti sudah tidak asing lagi nih dengan kegiatan Korean BBQ atau yang biasa disingkat menjadi Korbeq.

Dengan banyaknya pilihan daging dan saus marinasi yang lezat, bukan hal aneh kalau Korean BBQ atau dalam Bahasa Korea disebut Gogi-Goo-I (고기구이), ini merupakan salah satu kegiatan yang banyak ditampilkan di drama Korea, sehingga lama kelamaan menjadi budaya baru di banyak negara di Asia.

Faktanya, budaya makan daging panggang bersama ini punya sejarah yang cukup panjang lho. Hal yang tak kalah mengejutkan lainnya adalah, budaya ini ternyata sudah dimulai sejak Tahun 37 sebelum Masehi atau sekitar 2000 tahun yang lalu!

 

 

Sejarah Korean BBQ

Melansir dari Asian Inspiration, Korean BBQ bermula pada Tahun 37 sebelum masehi dan dibawa oleh Suku Maek yang merupakan suku nomaden dari Asia Tengah yang membawa daging babi yang diawetkan dan dikonsumsi dengan cara dibakar.

Suku Maek menyebut daging tersebut dengan nama Maekjok yang berarti daging yang telah dibumbui dan diawetkan. Maekjok disajikan dengan cara ditusuk seperti satai dan langsung dibakar di atas api.

Sayangnya, tradisi berkumpul sambal makan daging bersama ini sempat hilang akibat penyebaran agama Buddha di Korea Selatan. Akibatnya, makanan Maekjok juga hampir kehilangan eksistensinya.

Setelah invansi Mongol yang menormalisasi kembali konsumsi daging, Maekjok berkembang menjadi Seoryamyeok yang dibuat dari daging sapi yang direndam dengan kaldu dingin. Makanan ini disajikan dengan kuah yang juga mirip dengan bumbu marinasinya.

Pada awal abad ke-20, Seoryamyok juga mengalami evolusi menjadi Neobiani. Berbeda dengan Maekjok dan Seoryamyok, Neobiani dijadikan sebagai makanan bangsawan di Korea. Neobiani sendiri merupakan daging tipis yang dibumbui dan mirip seperti Bulgogi.

Evolusi dari Neobiani menjadi Bulgogi tak lepas dari sejarah penjajahan Jepang di Korea Selatan. Singkatnya, sekitar tahun 1920, daging sapi merupakan komoditas dengan harga tinggi di Korea Selatan akibat stok yang terbatas. Akhirnya, masyarakat Korea Selatan pada saat itu membuat dua olahan Bulgogi. Yang pertama, mirip dengan Seoryamyok, dan yang kedua adalah olahan yang mirip dengan Bulgogi yang kita tahu sekarang.

 

 

Korean BBQ Masa Kini

Sekarang, Korean BBQ menggunakan banyak daging yang salah satunya adalah Bulgogi. Nah, Korean BBQ juga dapat dinikmati dengan Bachan atau makanan pendamping seperti Kimchi, atau Bimbimbap.

Di negara asalnya, alkohol merupakan minuman yang wajib ada saat menyantap Korean BBQ. Meski demikian, ada aturan tersendiri saat minum alkohol, salah satunya adalah harus tetap berperilaku baik dan menghargai satu sama lain saat makan Korean BBQ sambal meminum alkohol.

Salah satu cara paling nikmat dalam menyantap Korean BBQ adalah dengan mengambil daun perilla atau selada, lalu taruh daging bulgogi di atasnya dan tambahkan juga Kimchi serta bawang putih mentah. Setelahnya, kamu bisa melipat daun tersebut sehingga menjadi wrapped dan memakannya dalam satu gigitan.

Korean BBQ bisa menjadi hal yang bisa kamu lakukan secara rutin bersama teman-teman. Tempat Korean BBQ yang menyediakan banyak pilihan daging dan paket mulai dari 2-4 orang salah satunya adalah Hyangyu. Penyajian yang banyak dan lengkap dengan Kimchi pasti akan buat kamu serasa makan Korean BBQ langsung di Korea Selatan.

 

 

Content Writer : Faricha Tresna Ning Adinda